Selasa, 27 November 2012

SAMPAH DI SUNGAI - SUNGAI JAKARTA


SAMPAH DI SUNGAI – SUNGAI JAKARTA

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggunakan teknologi pengurai sampah dengan bakteri sebagai langkah untuk mempercepat pembersihan sungai-sungai di Jakarta agar dapat dijadikan sebagai alternatif air baku untuk air minum.

Teknologi sendiri ditawarkan oleh sebuah perusahaan China, yang telah menerapkannya sejak tahun 2008. Bakteri tersebut memiliki kemampuan menghancurkan sampah-sampah padat dan menjadikan air sungai bening. Perusahaan ini pun sudah melakukan pemaparan di Sekretariat Negara untuk mempromosikan teknologi tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan dia akan mengundang perusahan tersebut. "Saya sengaja mengundang mereka. Teknologi bakteri ini akan membuat air sungai yang keruh menjadi bening karena mampu menghilangkan tanah, lumpur, minyak dan oli dalam kali, sehingga air sungai jadi bening. Di China juga ada seperti itu," kata Basuki, usai menerima perwakilan perusahaan dari China tersebut di Balaikota DKI, Jakarta, Sabtu (3/11/12).

Menurut mantan Bupati Belitung Timur itu, sampah dalam sungai atau kali akan diurai oleh mikro bakteri pemakan sampah. Masyarakat pun tidak perlu khawatir, karena bakteri ini juga aman untuk masyarakat.

"Kita ingin lakukan sesuatu buat rakyat DKI. Bayangkan di depan Istana saja sungainya kotor begitu. Jadi sebagai uji coba, kita bersihkan pakai teknologi ini," Basuki memaparkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Bharuna mengatakan bakteri yang dikembangkan bisa memakan sedimen sampah yang menumpuk di dasar kali.

Sebagai tahap awal, uji coba penguraian sampah di anak Kali Ciliwung depan Istana Negara akan dilakukan sepanjang satu kilometer. Proses penguraian sampah ini sendiri memakan waktu selama tiga bulan hingga anak sungai tersebut menjadi bening.

"Bakteri tersebut akan disuntikkan ke dalam sungai. Lalu bakteri itu akan memakan sedimen yang ada di dasar sungai karena dapat memakan sampah organik maupun non organik. Selain airnya jadi bening, baunya juga hilang," jelas Eko yang mendampingi Basuki. Jika uji coba tersebut sukses, pemakaian bakteri ini dapat diteruskan di sungai-sungai kecil lain di Jakarta.

Eko menerangkan, belum ada pembicaraan mengenai harga teknologi tersebut karena harga harga ditentukan menurut jenis dan karakter dari sampah atau sedimen sungai di Jakarta. Oleh sebab itu selama uji coba yang berlangsung selama tiga bulan tersebut, perusahaan tersebut akan meneliti jenis dan karakter sampah yang dimiliki DKI Jakarta.

Nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Pemprov DKI dengan perusahaan dari China tersebut pun baru dibuat setelah penelitian tersebut selesai. MoU ini yang kemudian akan menjadi awal kelanjutan kerja.

Sayangnya, lanjut Eko, perusahaan China tersebut masih belum mau membeberkan nama bakteri yang digunakan. "Nama perusahaannya juga diminta untuk dirahasiakan. Tapi yang pasti kami belum bicara harga karena mereka akan menghitung dulu. Karena tiap negara kondisinya lain-lain," jelas Eko.

Eko menambahkan, teknologi bakteri ini akan membuka peluang air sungai di DKI Jakarta untuk dijadikan sebagai sumber tambahan untuk kebutuhan air bersih di Ibukota.

Hal senada diungkapkan oleh Sem Johari selaku perwakilan perusahaan dari China tersebut. Ia menerangkan pihaknya menawarkan cara membersihkan sungai-sungai di DKI Jakarta dengan menggunakan sistem bactery treatment.

"Sekarang baru diperkenalkan kepada Wagub DKI. Bila disetujui, baru dibuatkan MoU. Kita masih bicarakan dan presentasi saja. Kami lihat beliau menanggapi dengan antusias. Mudah-mudahan setelah ini bisa diundang kembali," katanya singkat.


FITRIA PRATIWI
12110849
3 KA 21

DEMO BURUH


DEMO BURUH

15 Ribu buruh dari Tangerang, Bekasi dan sekitarnya kembali melakukan aksi unjuk rasa di beberapa titik di Jakarta. Guna mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan selama konvoi, massa akan mendapat pengawalan dari anggota kepolisian.

"Ada massa dari luar DKI yang nantinya akan berkumpul di beberapat titik aksi dan mereka dikawal oleh anggota masing-masing Polres wilayah," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada detikcom, Kamis (22/11/2012).

Selama perjalanan menuju Jakarta ini, petugas akan mengarahkan massa pada rute-rute yang telah ditentukan. Pengawalan juga dilakukan untuk mencegah kemungkinan adanya penutupan ruas tol oleh massa seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Kita arahkan agar mereka tidak masuk ke tol. Objek-objek tertentu seperti pintu tol tetap mendapat pengamanan," kata Rikwanto.

15 Ribu massa yang akan berunjuk rasa ini terdiri dari berbagai elemen seperti SPSI, SBSI, SBMI, PPMI dan lain-lain. Aksi demo dilakukan sebagai upaya penuntutan penghapusan sistem kontrak kerja outsourcing, kenaikan UMK serta penuntutan terhadap UU PPJS.

Untuk melayani aksi unjuk rasa ini, aparat kepolisian menyiapkan 19.588 personel yang akan disebar di titik-titik pusat konsentrasi massa seperti kawasan Budaran Hotel Indonesia, gedung DPR/MPR RI, Istana Negara dan gedung Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

Rikwanto mengimbau agar massa tetap tenang selama melakukan aksi dan tidak mudah terprovokasi. Massa juga diminta tidak melakukan tindakan anarkis.

FITRIA PRATIWI
12110849
3 KA 21

KONDISI KEBERSIHAN MONUMEN NASIONAL (MONAS)


KONDISI KEBERSIHAN MONUMEN NASIONAL (MONAS)

Setiap hari minggu saya selalu menyempatkan diri berolahraga di monas karena temapatnya yang cukup nyaman sekali bersama keluarga. Biasanya di pinggir area monas ada beberapa orang yang menjajakan dagangannya mulai dari nasi pecel, air mineral, boneka, baju, aneka kue, cemilan dan lainnya. Namun saya perhatikan untuk beberapa minggu terakhir ini monas layaknya ‘pasar malam’ karena tukang dagang sudah banyak sekali dan menyebabkan area monas menjadi kotor dan tidak teratur. Bahkan area untuk berolahraga semakin sedikit karena areanya sudah di penuhi tukang dagang sehingga menyebabkan kurangnya rasa nyaman dalam aberolahraga. Untuk itu kepada dinas kebersihan dan tata ruang kota agar pada pedagang di tertibkan tetapi tidak dengan cara yang kasar atau merampas barang dagangannya dengan paksa. Mungkin bisa dengan surat edaran, kemudian di berikan tempat supaya mereka bisa nyaman berdagang dan yang olahraga pun nyaman berolahraga tidak perlu ribet dengan para pedagang. Dan hal yang paling penting adalah kebersihan mungkin bila perlu setiap tukang dagang menyediakan tempat sampah masing – masing supaya area monas kebersihannya tetap terjaga dengan baik dan asri.

Para pedagang tersebut juga mencari rezeki di area monas tersebut jadi supaya sama – sama enak dan nyaman untuk di aturnya harus ada pengertian dari masing – masing pihak supaya tidak terjadi konfkik atau demo antara para penata dan para pedagang.

Fitria Pratiwi
12110849
3 ka 21

Rabu, 14 November 2012

TAHUN BARU HIJRIYAH


TAHUN BARU HIJRIYAH
Malam ini adalah malam tahun baru hijriah namun keadaannya kurang ramai seperti malam tahun baru masehi yang di rayakan sangat meriah hingga suara petasan terdengar dimana – mana dan jalan pun sangat macet dan ramai. Untuk itu di sayangkan sekali karena kurang seimbangnya tahun baru antara tahun baru masehi dengan tahun baru hijriyah.
Mungkin untuk perayaan malam tahun baru hijriyah di daerah – daerah atau kampung – kampung masih sangat meriah bahkan diadakan pawai atau arak – arakan anak – anak sampai orang dewasa dengan membawa obor, beduk dan lainnya seperti layaknya karnaval malam hari. Namum untuk di kota esar seperti Jakarta ini keadaan tersebut sangat bertolak belakang sekali, disini hanya sedikit suara petasan, arak – arakannya pun sudah sangat jarang mungkin tidak semua tempat ada.
Tapi kalau acara tahun baru masehi di kota besar seperti ini sangatlah ramai sekali bahkan sering menyebabkan kemacetan di jalan – jalan protokol. Sampai hotel – hotel pun penuh karena sudah di pesan sejak beberapa hari sebelumnya. Terdengar suara petasan tepat pukul 00.00 dimana – mana, mengadakan acara bakar ayam, jagung barbeque. Mungkin sampai sanak saudara saling berkunjung untuk merayakannya bersama keluarga.
Harapan saya semoga tahun baru hijriyah bisa di rayakan dengan suka cita seperti layaknya tahun baru masehi terutama seperti kota – kota besar dan diadakan acara pawai keliling jalan – jalan protokol supaya lebih hidup dan dapat saling berbaur satu sama lain.

FITRIA PRATIWI
12110849
3 KA 21

KUTIPAN, ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA

KUTIPAN
Definisi kutipan

Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.

Jenis Kutipan

1. Kutipan langsung adalah pinjaman pendapat dengan mengambil secara lengkap kata demi kata, kalimat demi kalimat dari sumber teks asli.
2. Kutipan tak langsung adalah pinjaman pendapat dengan mengambil inti sarinya saja.
3. Kutipan pada catatan kaki.
4. Kutipan atas ucapan lisan.
5. Kutipan dalam kutipan.
6. Kutipan langsung dalam materi.

Fungsi Kutipan

1. Landasan teori
2. Penguat pendapat orang lain3.
3. Penjelasan suatu uraian
4. Bahan bukti untuk menunjang pendapat itu.

Jenis dan Cara Mengutip

A. Kutipan langsung

1. yang tidak lebih dari empat baris :
- kutipan diintegrasikan dengan teks
- jarak antar baris kutipan dua spasi
- kutipan diapit dengan tanda kutip
- sudah kutipan selesai, langsung di belakang yang dikutip dalam tanda kurung ditulis sumber darimana kutipan itu diambil, dengan menulis nama singkat atau nama keluarga pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman tempat kutipan itu diambil.

2. Yang lebih dari empat baris :
- kutipan dipisahkan dari teks sejarak tiga spasi
- jarak antar kutipan satu spasi
- kutipandimasukkan 5-7 ketukan, sesuai dengan alinea teks pengarang atau pengutip. Bila kutipan dimulai dengan alinea baru, maka baris pertama  kutipan dimasukkan lagi 5-7 ketukan.
- kutipan diapit oleh tanda kutip atau diapit tanda kutip.
- di belakang kutipan diberi sumber kutipan (seperti pada 1)


B. Kutipan tak langsung

1. kutipan diintegrasikan dengan teks
2. jarak antar baris kutipan. spasi rangkap
3. kutipan tidak diapit tanda kutip
4. sesudah selesai diberi sumber kutipan

C. Kutipan pada catatan kaki

Kutipan selalu ditempatkan pada spasi rapat, meskipun kutipan itu singkat saja. Kutipan diberi tanda kutip, dikutip seperti dalam teks asli.

D. Kutipan atas ucapan lisan

Kutipan harus dilegalisir dulu oleh pembicara atau sekretarisnya (bila
pembicara seorang pejabat). Dapat dimasukkan ke dalam teks sebagai
kutipan langsung atau kutipan tidak langsung.
E. Kutipan dalam kutipan
Kadang-kadang terjadi bahwa dalam kutipan terdapat lagi kutipan.

F. Kutipan langsung dalam materi

Kutipan langsung dimulai dengan materi kutipan hinggga perhentian terdekat, (dapat berupa koma, titik koma, atau titik) disusul dengan sisipan penjelas siapa yang berbicara.

DAFTAR PUSTAKA
Daftar Pustaka
Dalam penulisan makalah, penulisan ilmiah, skripsi, buku dan lain-lain terdapat lembar daftar pustaka, terdapat beberapa hal terkait dengan daftar pustaka yang harus anda ketahui, antara lain :
1.      Pengertian Daftar Pustaka
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit, dan sebagainya yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karya tulis atau buku dan disusun berdasarkan abjad. Menurut Gorys Keraf yang dimaksud dengan daftar pustaka atau bibliografi adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel- artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan yang sedang digarap.
Melalui daftar pustaka pembaca atau penulis dapat melihat kembali kepada sumber aslinya. Mereka dapat menetapkan apakah sumber itu sesungguhnya mempunyai keterkaitan dengan isi pembahasan itu, dan apakah bahan itu dikutip dengan benar atau tidak. Dan sekaligus dengan cara itu pembaca dapat memperluas pula pengetahuannya dengan bermacam-macam referensi itu.
2.      Fungsi Daftar Pustaka
Dari daftar pustaka banyak hal yang dapat kita peroleh, antara lain ;
a.       Memberikan informasi bahwa pernyataan yang dibuat bukan hasil pemikiran sendiri tapi juga ditambahkan dengan pemikiran orang lain.
b.       Apabila pembaca menginginkan mendalami lebih jauh pernyataan yang dikutip, dapat membaca sendiri referensi yang menjadi sumber kutipan.
c.       Memberikan apresiasi atau penghargaan terhadap penulis buku yang telah membantu kita dalam penulisan karya tulis yang kita selesaikan.
d.       Menjaga profesionalitas penulis terhadap karya tulis yang telah dia buat.
3.      Unsur-unsur Daftar Pustaka
Hal yang perlu diketahui dalam penulisan daftar pustaka, yaitu :
a.       Nama pengarang, yang dikutip secara lengkap.
b.      Judul buku, termasuk judul tambahannya.
c.      Data publikasi, nama penerbit, tempat terbit, tahun terbit, edisi buku tersebut.
d.      Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, jilid, nomor, dan tahun.
4.     Jenis-jenis Daftar Pustaka
a.      Kelompok Textbook
  • Penulis perorangan.
  • Kumpulan karangan beberapa penulis dengan editor.
  • Buku yang ditulis / dibuat oleh lembaga.
  • Buku terjemahan.
b.      Kelompok Jurnal
  • Artikel yang disusun oleh penulis.
  • Artikel yang disusun oleh lembaga.
  • Kelompok makalah yang diresentasikan dalam seminar / konferensi / symposium.
c.      Kelompok disertasi / tesis
d.      Kelompok makalah / informasi dari Internet
5.     Penyusunan Daftar Pustaka
Penyusunan daftar pustaka dan penunjukannya pada naskah mengikuti salah satu
dari tiga sistem berikut :
a.     Nama dan Tahun (Name and Year System). Daftar pustaka disusun secara abjad  berdasarkan nama akhir penulis      dan tidak dinomori. Penunjukan pada naskah dengan nama akhir penulis diikuti tahun penerbitan.
b.     Kombinasi Abjad dan Nomor (Alphabet-Number System). Pada sistem ini cara penunjukannya dalam naskah adalah dengan memberikan nomor sesuai dengan nomor pada daftar pustaka yang disusun sesuai abjad.
c.     Sistem Nomor (Citation Number System). Kutipan pada naskah diberi nomor  berurutan dan susunan daftar pustaka mengikuti urutan seperti tercantum pada naskah dan tidak menurut abjad.
6.   MetodeHavard
Contohnya seperti pada gambar di bawah ini.
7.   Cara Penulisan Daftar Pustaka Textbook
a.    Buku yang ditulis/dibuat oleh lembaga : nama lembaga, tahun terbit, judul buku (cetak miring atau garis bawahi), edisi dan volume, nama penerbit, tempat penerbit (kota), halaman yang dibaca.
b.    Buku terjemahan : nama penulis (disusun balik), tahun terbit, judul buku (cetak miring atau garisbawahi), penerjemah, nama penerbit, tempat penerbit (kota), halaman yang dibaca.
8.   Cara Penulisan Daftar Pustaka Jurnal dan Disertasi/Tesis
a.    Kelompok makalah yang dipresentasikan dalam seminar/konferensi/simposium : nama penulis (disusun balik), tahun penyajian, judul makalah, nama forum penyajian (cetak miring atau garisbawahi), kota, bulan dan tanggal penyajian.
b.    Kelompok disertasi/tesis : nama penulis (disusun balik), tahun terbit, judul disertasi/thesis (centang miring atau garisbawahi), tempat penerbitan (kota), universitas, kata “disertasi” atau “tesis”.
9.    Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Internet
a.     Kelompok makalah / informasi dari Internet (apabila ada nama penulis) : nama penulis (disusun balik), tahun penyajian, judul makalah / informasi, alamat Internet.
b.     Kelompok makalah / informasi dari Internet (apabila tidak ada nama penulis) : nama lembaga yang menulis, tahun penyajian, judul makalah / informasi, alamat Internet.
ABSTRAK
Definisi :
Abstrak adalah penyajian yang singkat dan jelas dari sebuah dokumen,
yang mencantumkan tujuan, cakupan/jangkauan dan temuan dari suatu
dokumen yang asli. Abstrak tidak boleh dirubah dari dokumen aslinya,
gaya bahasa dari si pengarang sendiri. (diasumsikan pembaca tidak
akan membaca dokumen)
Fungsi abstrak :
1. Sebagai suplemen
Apabila pembaca tidak puas dengan membaca abstrak tersebut,
maka akan mencari sumbernya/buku aslinya
2. Komplemen
Apabil pembaca merasa terpuaskan dengan membaca
abstrak/tercukupi dengan membaca abstrak saja, maka dokumen
sumber/buku aslinya tidak diperlukan.

Kegunaan abstrak :
1. Menghemat waktu pembaca dalam mengumpulkan dan memilih
informasi.
2. Mengatasi kendala bahasa. Biasanya abstrak dibuat dalam bahasa
universal (Inggris) dan bahasa asli dokumen/artikel tersebut.
3. Penelusuran teks lengkap/bibliografi dalam komputer (alat
penelusuran).
4. Relevansi abstrak sebagai bahan keputusan pembaca apakah perlu
tidak membaca dokumen aslinya.
5. Menghindari duplikasi dalam penelitian dan sebagai publikasi
informasi.
6. Sebagai alat untuk menbuat indeks, review.
Sebelum membahas jenis abstrak dan bagaimana membuat abstrak,
dari penjelasan diatas fungsi, kegunaan lalu timbul pertanyaan mengapa ada abstrak? Factor-faktornya adalah pertumbuhan ilmu pengetahuan yang dirangkum dalam berbagai media seperti majalah, jurnal dsbnya. Perkembangan populasi ilmuwan.

Jenis Abstrak
Ada beberapa jenis abstrak yang digolongkan pada fungsi dan orientasi pembaca. Namun pada prakteknya lebih banyak dikenal/digunakan dua

jenis abstrak ini yaitu :
1. Abstrak Informatif
Merupakan abstrak dokumen yang terpenting, sangat umum,
informasi kuantitatif dan kualitatif.
Ciri-cirinya : menyajikan hasil isi dan prinsip-prinsip dari hasil kerja
(tujuan,metode), kesimpulan dari artikel asli secara jelas, untuk
orientasi pembaca yang tidak dapat mengakses dokumen aslinya.
Abstrak informative dibuat sesempurna mungkin namun tidak
mengubah makna/isi dari dokumen/artikel aslinya. Sehingga abstrak
ini lebih panjang daripada jenis abstrak lainnya. Biasanya makalah / artikel majalah menghasilkan 100 hingga 250 kata, sedangkan laporan dan tesis sekitar 500 kata.
2. Abstrak Indikatif
Menunjukan isi sebuah artikel dan berisi pernyataan umum tentang
sebuah dokumen, tanpa disertai informasi terperinci mengenai hasil
tujuan serta data kuantitatif. Biasanya untuk dokumen diskusi,
tinjauan literature, prosiding komerensi, dan esei.

Jenis abstrak lainnya yaitu :
1. Abstrak ulasan/kritis
Pengabstrak tidak hanya menjelaskan isi dari dokumen asli tetapi
mengevaluasi/menilai, memberi pendapat dan dapat pula menganalisa
kerjanya bahkan cara penyajiannya. (Cenderung memberikan
komentar)

2. Abstrak pokok
Ditulis untuk menarik perhatian pembaca terhadap suatu dokumen,
ditulis dengan sederhana, ringan dan tidak terlalau resmi (gambaran
tidak lengkap). Abstrak ini lebih banyak ditulis oleh pengarang atau
redaksi.

3. Abstrak terarah/miring
Dalam abstrak ini satu artikel/dokumen dapat dibuat lebih dari satu
abstrak yang ditujukan pada bidang-bidang tertentu.

4. Abstrak statistic/numeric
Menyajikan data dalam bentuk table/numeric. Abstrak jenis ini
ringkas dan mudah dibaca banyak dipergunakan untuk
memproyeksikan kecenderungan pertumbuhan penduduk, pasar,
konsumsi.(Data ekonomi, social dan pemasaran).

5. Abstrak informatif-indikatif
Perpaduan abstrak informative dan indikatif. Sebagian dari abstrak
ditulis dalam gaya informative, sedangkan aspek dokumen yang
kurang penting ditulis dalam gaya indikatif.

6. Abstrak mini
Merupakan abstrak yang menguatkan judul dokumen yang
diabstrak., tidak membuat analisis dengan penulisan yang sangat
cepat, judul artikel sebagai alat pemberitahuan bagi pembaca.
Dokumen yang perlu diabstrak :
1. Dokumen berhubungan dengan kebutuhan/kepentingan pengguna.
2. Dokumen sumbangan baru bagi ilmu yang dibahas.
3. Laporan akhir yang ditunjang dengan metodologi yang baik serta
bukti yang menyakinkan.
4. Dokumen yang memuat informasi yang sulit di dapat seperti
dokumen asing/luar negeri, laporan tertutup, memo & dokumen yang
rahasia dikalangan tertentu saja.
5. Laporan kemajuan dan review.
6. Dokumen yang memuat sumber informasi yang dapat
dipercaya/informasi dari professional.
7. Sumber yang selalu diliput secar luas oleh badan pengabstrakan,
khususnya majalah atau laporan yang diterbitkan oleh lembaga
khusus.

Langkah membuat abstrak :
1. Baca dokumen secara sekilas untuk mendapatkan pemahaman
tentang isi dan cakupan dari dokumen tersebut. Seorang
pengabstrak yang terlatih tidak membaca setiap kata tetapi
memilih kata dari bagian dokumen atau dengan kata lain mengambil
keyword/kata kunci.
2. Buat suatu catatan yang memuat poin-poin utama dalam dokumen.
3. Buat suatu konsep kasar dari catatan yang dibuat pada langkah ke-2
dengan tidak terlalu banyak menggunakan ungkapan dari dokumen
aslinya.
4. Periksa konsep kasar tersebut. Setelah perbaikan/koreksi perlu
dilakukan edit konsep abstrak dan buat dalam gaya penyajiannya.
(kesalahan dalam abstrak biasanya memberikan nama, rumus,
penggunaan kata yang berulang-ulang/pengulangan kata atau
kalimat).

Petunjuk pembuatan/susunan abstrak :
1. Pedoman penulisan data bibliografi
a. Judul dokumen, kadang-kadang terdiri dari judul pokok dan judul
tambahan.
b. Nama peneliti atau penanggung jawab laporan atau pengarang
c. Impressum, merupakan uraian tentang tempat terbit laporan,
penerbit dan tahun terbit.
d. Kolasi, unsur-unsur yang perlu dicantumkan adalah jumlah
halaman, grafik, table, denah, lampiran, gambar dan keterangan
lain jika ada
e. Nama penyari
2. Pedoman penulisan atau pengetikan
a. Nomor atau nomor urut abstrak biasanya ditulis sebelum judul
penelitian
b. Abstrak diketik dalam satu alinea
c. Penulisan data bibliografi dapat dipilih salah satu model
penulisan kutipan, yang penting konsisten.
d. Panjang pendeknya abstrak karangan tidak ada batasan,
umumnya antara 100-250 kata/ satu halaman.
e. Kata kunci
3. Pedoman penyusunan kalimat
a. Jangan sampai mengulang judul kalimat ke dalam abstrak
b. Digunakan kalimat sederhana, cermat dan merupakan kalimat
topic.
c. Keseragaman istilah yang digunakan harus taat azas.
d. Abstrak yang baik merupakan rangkaian kalimat yang saling
berkaitan.
e. Penyingkatan kata-kata yang tidak lazim supaya dihindari, dan
dianjurkan singkatan yang sudah biasa digunakan secara
konsisten.
f. Sedapat mungkin dibatasi penggunaan kata-kata dan, dari,
adalah,ialah, namun, walaupun dan sebagainya.
g. Sebaiknya digunakan kalimat aktif.

Catatan untuk pembuatan abstrak
Untuk penulisan data bibliografi diperlukan, jika abstrak dicantumkan
terpisah dari dokumen/artikel aslinya (contoh untuk kumpulan jurnal)
Penulisan data bibliografi tidak diperlukan, jika abstrak tercantum
dengan dokumen aslinya( contoh dalam laporan skripsi/tugas akhir).
Yang perlu dihindarkan dalam membuat abstrak :
1. Mengubah pengertian artikel aslinya.
2. Memberikan komentar/tafsiran dari arti artikel asli.
3. Jangan menyertakan hasil-hasil secara rinci.
4. Jangan menyebutkan pekerjaan yang akan datang.
5. Jangan mengungkapkan yang berbelit-belit.
6. Jangan menyertakan istilah yang sulit dimengerti
7. Jangan menghamburkan kata yang sudah nyata.
8. Jangan mengulang sesuatu lebih dari satu kali
9. Jangan menggunakan gaya bahasa yang kaku.

FITRIA PRATIWI
12110849
3 KA 21