Selasa, 12 Juni 2012

UANG, BANK DAN PENCIPTAAN UANG


UANG, BANK DAN PENCIPTAAN UANG

UANG      
       Uang adalah benda yang telah menjadi alat tukar dan pembayaran yang sah. Karena sebelum ada uang, masyarakat bertransaksi dengan cara barter, yaitu menukarkan barang dengan barang lainnya. Dengan adanya uang kita bisa mendapatkan suatu barang dengan menukarkannya dengan uang tersebut berdasarkan nominal yang telah disepakati.

FUNGSI UANG
1. Fungsi asli = sebagai alat tukar, satuan hitung dan penyimpan nilai
2.Fungsi turunan = sebagai alat penimbun kekayaan, pemindah kekayaan dan pembayaran  yang ditangguhkan.

JENIS-JENIS UANG
1.  Uang kartal = terdiri dari uang logam dan kertas
2. Uang giral = surat berharga yang dapat diuangkan kapanpun jika kita membutuhkan

SYARAT-SYARAT UANG
1.  Diterima secara umum (acceptability)
2. Harus tahan lama (durability)
3. Kualitasnya cenderung sama (uniformity)
4. Dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan tidak mudah dipalsukan (scarcity)
5. Mudah dibawa, portable dan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (divisibility)
6. Memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu kewaktu (stability of value)

Teori Uang dan Motif memegang Uang

Macam-macam Uang :
- Uang Kartal: Uang yang diakui dan sah sebagai alat pembayaran baik kertas maupun logam
- Uang Giral: uang yang diakui sebagai alat pembayaran akan tetapi hanya “sah” bagi fihak-fihak yang mengakui dan menerimanya

Motif Memegang Uang
•   Transaksi (Transaction Motive).
•   Berjaga-jaga (Precautionary Motive).
•   Spekulasi (Speculation Motive).




Bank
Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dengan fungsi menyediakan jasa menyangkut penyimpanan nilai dan perluasan kredit.
Jenis Bank
·     Bank Sentral : contohnya di Indonesia seperti Bank Indonesia.
·     Bank Umum : contohnya di Indonesia seperti Bank Mandiri.

Penciptaan Uang
Proses memproduksi atau menghasilkan uang baru. Terdapat tiga cara menciptakan uang : 
 1. Dengan cara mencetak mata uang kertas atau uang logam,
2. Melalui pengadaan utang dan pinjaman, 
3. Melalui beragam kebijakan pemerintah, misalnya seperti pelonggaran kuantitatif.

Kebijakan Moneter
Kebijakan Moneter merupakan upaya mengendalikan atau mengarahkan perekonomian makro ke kondisi yang diinginkan dengan mengatur jumlah uang yang beredar.
Dua golongan kebijakan moneter :
1.   Kebijakan moneter ekspansif
2.  Kebijakan moneter kontraktif
Dengan mengambil studi kasus tentang penciptaan uang palsu yang terjadi di masyarakat dikarenakan masalah perekonomian masyarakat. Jadi kita sebagai masyarakat yang sangat tidak ingin dirugikan oleh beredarnya uang palsu, kita harus waspada dan mengetahui cara membedakan uang yang asli dengan uang yang palsu.
Keuntungan dari bank dari suku bunga pinjaman adalah untuk membayar biaya tenaga kerja atau untuk menigkatkan produktivitas kerja perusahaannya (karena bank juga merupakan perusahaan).




FITRIA PRATIWI                           
12110849
2 KA 21

0 komentar:

Poskan Komentar