Sabtu, 27 Oktober 2012

Penyembelihan Hewan Qurban

PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN TERBANYAK

 Pada hari raya Idul Adha seperti saat ini seluruh umat muslim di dunia merayakannya dengan cara memotong hewan qurbanyang telah di perintahkan Allah SWT bagi umatnya yang mempunyai rezeki yang lebih. Hal itu di karenakan untuk berbagi sesama umat muslim di dunia agar saling rukun dan sejahtera.
Dari penyembelihan tersebut kemudian daging di bagi-bagikan kepada masyarakat dengan sama rata. Seperti contoh yang ada didaerah Bantul ini memecahkan rekor yaitu menyembelih secara massal.
Penyembelihan hewan kurban massal yang dilakukan di sepanjang jalan Desa Bawuran, Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berhasil pecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).

Piagam penghargaan dari MURI diserahkan usai penyembelihan hewan kurban sebanyak 100 kambing dan satu ekor sapi sekaligus kemudian dimasak tongseng bersama-sama warga setempat, Jumat siang.

Menurut Ari Ari Siregar perwakilan dari MURI saat memberikan piagam penghargaan mengatakan, aksi penyembelihan hewan kurban di Desa Bawuran, Kabupaten Bantul masuk dalam MURI sebagai peserta dan penggunaan wajan terbanyak.

"Setelah kami hitung di lapangan ada sebanyak 351 wajan yang digunakan untuk memasak daging oleh sebanyak 2.500 peserta dari 12 rukun tetangga (RT) di Desa Bawuran," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, prestasi tersebut akan dicatat dalam rekor MURI yang ke 5.657 dan piagam penghargaan diberikan kepada beberapa perwakilan peserta.

Sementara Koordinator acara Suripto, mengatakan aksi pemecahan rekor MURI ini melibatkan ribuan warga yang berasal dari dua pedukuhan yakni Bawuran 1 dan Bawuran 2 yang meliputi 12 RT.

"Ada sebanyak 100 ekor kambing dan sapi yang disembelih secara bersamaan dengan masing-masing jagal, kemudian dimasak tongseng semua, setelah itu dimakan warga bersama-sama," katanya.

Menurut dia, tujuan aksi pemecahan rekor ini selain untuk merayakan Idul Adha 1433 Hijriah juga ingin mempererat tali persaudaraan dan gotong royong antarwarga di dua pedukuhan tersebut.





FITRIA PRATIWI
12110849
3 KA 21

0 komentar:

Poskan Komentar